Home

Sabtu, 24 September 2022

TEKS DIALOG/PERCAKAPAN

 

Secara umum, dialog itu sesudah tanda petik pertama selalu diawali dengan huruf kapital dan sebelum tanda petik kedua, dibubuhi berbagai tanda baca sesua sesuai konteks kalimat dalam dialog. Berikut saya paparkan 6 aturan tentang penulisan dialog yang perlu kita perhatikan.

1.     Koma sebelum petik terakhir

Apabila kita menggunakan dialog tag, maka dialog diakhiri dengan tanda koma dan dialog tag selalu diawali dengan huruf kecil.

 

Contoh:

- "Kopinya enak," kata Hamdi.

- "Iya," kataku.

Catatan tambahan: Dialog tag adalah frase yang mengikuti dialog, bertujuan untuk menginformasikan identitas si pengucap dialog.

Ada dialog tag yang netral seperti ujar, ucap, kata, cetus, tutur, ungkap,

tandas, tanya, sapa, panggil, pungkas, tegas, ajak, dan pinta.

Ada lagi dialog tag yang netral sebagai respons seperti sahut, jawab, balas, terang, jelas, sela, tukas, dan potong.

Dan ada pula dialog tag yang menunjukkan emosi seperti sindir, ejek, hina, cela, kelakar, canda, teriak, jerit, raung, seru, sergah, murka, bisik, gumam, dan lirih.

 

2. Titik sebelum petik terakhir

Apabila tidak ada kalimat lain setelah dialog, maka dialog diakhiri dengan tanda titik. Begitu juga apabila menggunakan kalimat aksi, maka dialog diakhir dengan tanda titik dan kalimat aksi diawali dengan huruf kapital

 

Contoh:

- "Dia tega meninggalkanku." Matanya terlihat mulai berkaca-kaca.

- "Begitulah hidup."

 

3. Tanda tanya dan tanda seru sebelum petik akhir

Contoh:

- "Apakah kau bersedia menikah denganku?" tanya Hamdi.

- "Dasar kampungan!" Fitri hanya diam.

 

4. Tanda elipsis

Contoh:

- "Aku ... minta maaf."

- "Ibu tiriku sangat kejam dan ...." Aira tak sanggup melanjutkan ceritanya.

Catatan tambahan: Tanda elipsis dipakai untuk menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau kutipan ada bagian yang dihilangkan. Cara penulisannya adalah sebelum dan sesudah tanda elipsis diberi spasi, tapi apabila di akhir kalimat, maka tambah satu titik sebagai tanda kalimat berakhir.

 

5. Dialog sambungan

Huruf pertama di awal dialog menggunakan huruf kapital dan saat melanjutkan dialog, menggunakan hutuf kecil.

Contoh:

- "Aku," matanya sayu, "sangat mencintainya."

 

6. Dialog sapaan

Kata sapaan digunakan untuk menyapa lawan bicara. Cara penulisannya adalah dengan menggunakan koma sebelum kata sapaan.

 

Contoh:

- "Ayah sudah datang, Bu?"

- "Belum, Nak."

Liburan

Namu     : Liburan semester ini, kamu akan liburan ke mana, Din?|
Dino       : Sepertinya aku akan pergi ke rumah kakek, di kampung. Kalau kamu Nam?

Namu     : 
Berarti di kampung masih banyak kerbau dan juga sawah – sawah dong. Rencananya aku dan keluarga akan berlibur ke Pulau Lombok, tau kan? Pulau yang dekat dengan  Pulau Bali.

Dino     :
 Meskipun rumah kakek di kampung tapi sudah tidak ada kerbau kok. Sawah – sawah dibajak menggunakan alat pertanian yang lebih modern. Sekarang juga sawah – sawah di kampung kakek sudah banyak yang berkurang, digantikan dengan bangunan – bangunan rumah.

Namu    : 
wah, sayang sekali ya. Padahal di kampung akan lebih terasa suasana kampungnya kalau masih banyak sawah dan juga kerbau nya. Terus selama di kampung kakek kamu punya rencana apa?

Dino    : Seperti biasanya Nam, aku akan membantu kerjaan kakek. Misalnya saja menanam padi, memanen padi, dan lainnya. Terus kamu nanti di Lombok mau ke mana saja? Aku boleh minta oleh – oleh khas dari Lombok tidak?

Namu     : 
Di Lombok nanti aku pergi ke Pulau Gili, menyelam, diving. Karena aku suka menyelam.

Dino    :
 wah, pasti seru ya. Aku boleh minta oleh – oleh khas dari Lombok tidak?
Namu    : Iya boleh, kamu mau minta oleh – oleh apa?
Dino    : Bawakan aku pasir pantai dan karang laut.
Namu    : Hahahaha, iya nanti aku bawakan sekarung pasir dan karang laut.
Dino    : Hahaha, benar ya, aku tunggu. Semoga liburan kamu menyenangkan ya Nam.
Namu    : Iya, Terima kasih ya Din.
Dino    : Sama – sama Nam.

 

Belajar Bersama

Razi      : Zi, PR Matematika kamu sudah kamu kerjakan apa belum?
Rusli    : Belum nih. Kamu sudah Li?
Razi     : Sama, aku juga belum nih. Kita kerjakan PR nya bersama – sama, mau?
Rusli    : Boleh, nanti malam saja ya. Kita kerjakan di rumah ku saja nanti.
Razi     : Iya, nanti jam 7 malam aku akan ke rumahmu.
Rusli    : Aku tunggu kamu di rumah.

Jumat, 15 Juli 2022

IKLAN (1.1.12) pertemuan 1 dan 2











PERTEMUAN 1


Pengertian Iklan/pembuatan iklan

Iklan adalah pesan yang disampaikan dalam bentuk komunikasi persuasif untuk membuat khalayak ramai tertarik pada indormasinya, atau pada suatu barang atau jasa yang ditawarkan, sehingga masyarakat terpengaruh untuk mengambil tindakan, seperti membeli produk yang diiklankan.

Menyampaikan sebuah iklan biasanya melalui media massa baik media cetak, media elektronik, dan radio. Contoh media cetak yang digunakan untuk iklan seperti koran, majalah, poster, dan sebagainya. Semakin berkembang pesatnya internet, maka semakin banyak pula media yang bisa digunakan untuk iklan. 

 

Video tentang pengertian iklan bisa kalian klik video di bawah ini :



Karakteristik

Ø  Iklan Isi yang jelas. Isi iklan disarankan singkat, jujur, menarik perhatian, objektif dan tidak menyinggung salah satu pihak. Informatif, artinya bersifat memberi informasi. 

Ø  Iklan harus bersifat menerangkan tentang produk atau jasa yang ditawarkan. 

Ø  Bahasa yang digunakan mudah dimengerti.

Ø  Iklan harus menggunakan bahasa yang mudah pahami dan di mengerti sebab memang iklan sendiri tujuannya agar orang ingin dan mau mencoba serta menggunakan produk atau jasa yang diiklankan.

Ø  Iklan dikemas agar menarik perhatian dan minat para pembacanya.

Sehingga seseorang ingin mencoba apa yang ditawarkan dalam iklan tersebut.

Ø  Bersifat mengajak. Iklan yang harus memliki sifat mengajak yang bertujuan agar dapat menarik simpatik banyak orang untuk mencoba dan memakai apa yang diiklankan. 

 

Tujuan Iklan

Ø  Memberi informasi

Periklanan bisa memberitahukan pasar tentang suatu produk baru serta perubahan harga, menyusulkan kegunaan suatu produk baru menjelaskan cara kerja, dan membangun citra perusahaan.

Ø  Membujuk

Periklanan bisa membentuk preferensi merek, mengubah persepsi konsumen tentang atribut produk, membujuk konsumen untuk mencoba produk atau jasa yang diiklankan dan mangajak konsumen untuk membelinya sekarang.

Ø  Mengingatkan

Iklan melindungi agar merek perusahaan tetap segar dalam ingatan para konsumen serta meningkatkan minat konsumen terhadap merek yang sudah ada.

Ø  Penambahan nilai

Iklan memberi nilai tambah yang berupa inovasi, penyempurnaan kualitas atau mengubah persepsi konsumen. Periklanan yang efektif dapat merubah persepsi dari konsumen.

Ø  Mendampingi

Fungsi periklanan adalah sebaai pendamping yang memfasilitasi upaya-upaya lain dari perusahaan dalam proses komunikasi pemasaran. Sehingga perusahaan dapat lebih cepat mencapai target yang diinginkan.

 

Iklan Jenis-jenis iklan terbagi berdasarkan isinya, media, serta tujuannya. Adapun jenis-jenis iklan berdasarkan isinya ialah:

1.     Iklan pelayanan masyarakat

Iklan ini biasanya berasal dari instansi atau lembaga. Berisi tentang suatu informasi sosialisasi atau pencerahan kepada masyarakat akan suatu isu atau topik tertentu. Contohnya: Iklan larangan merokok, iklan untuk hidup sehat, iklan larangan membuang sampah sembarangan, dan lain sebagainya.



2.    Iklan pengumuman atau pemberitahuan

Iklan ini bertujuan untuk menarik masyarakat tertentu saja.

Isinya tentang pemberitahuan sesuatu seperti event, iklan berita duka dan lain-lain.




3.    Iklan permintaan

Iklan permintaan sering dianggap sebagai iklan lowongan kerja. Hal tersebut karena iklan ini berisi tentang pihak yang mengiklankan untuk menawarkan dan mengajak masyarakat yang ingin bekerja dengan pihak pengiklan.




4.    Iklan penawaran (Niaga)
Iklan yang biasa di jumpai adalah iklan penawaran atau iklan niaga. Iklan penawaran merupakan jenis-jenis iklan yang berisi tentang tawaran akan barang atau jasa kepada masyarakat luas. Contohnya: iklan makanan, minuman, pakaian, barang elektronik dan lainnya.

 



Iklan Berdasarkan Medianya Selanjutnya, jenis iklan berdasarkan medianya adalah:

1.     Iklan media cetak

Iklan cetak adalah iklan yang dibuat dengan cara dicetak. Biasanya iklan cetak yang kerap ditemui di koran, selembaran, majalah, koran, baliho, poster, stiker dan lain sebagainya. Dalam iklan cetak terdapat ketentuan dalam membuatnya berdasarkan dimana iklan tersebut akan dipasang.



2.    Iklan elektronik Iklan ini menggunakan media elektronik dalam penyampaian dan tampilan iklannya. Iklan elektronik banyak sekali di temui, antara lain iklan televisi, radio, iklan dalam film, dan iklan dalam media sosial.


 

Iklan Berdasarkan Tujuan Kemudian terakhir ada jenis iklan berdasarkan tujuan antara lain:

1.     Iklan komersial (bisnis) Iklan komersial ini dipasang dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi karena iklan utamanya adalah untuk meningkatkan penjualan. Terdapat tiga bagian dalam iklan komersial, yaitu: Iklan konsumen, adalah jenis iklan yang ditunjukan langsung kepada konsumen. Iklan bisnis, merupakan jenis iklan yang ditunjukan kepada seorang pengelola baik perorangan, instansi atau koordinasi perusahaan yang kemudian pengelola tersebut yang menjual produk atau jasa kepada konsumen. Iklan profesional, merupakan iklan jenis bisnis yang ditunjukan kepada para pembisnis profesional yang dapat mengelola dengan baik iklan yang di ajukan kepada para pembisnis.

 

2.    Iklan non-komersial Iklan non-komersial tidak menitikberatkan pada keutungan materiil atau ekonomi. Iklan non-komersial justru bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sosial, yaitu agar masyarakat mendapatkan tambahan wawasan, kesadaran diri, dan merubah perilaku serta sikap masyarakat terhadap masalah yang ditampilkan pada iklan tersebut.

Sumber: 
https://mediaindonesia.com/humaniora/440483/apa-itu-iklan-berikut-definisi-karakteristik-tujuan-dan-jenisnya



PERTEMUAN 2

Untuk memahami pesan yang tersirat pada sebuah iklan tertentu, maka perhatikan dengan seksama video penjelasan di bawah ini dengan baik :

Untuk menenmukan informasi dan pola penyajian iklan, slogan, dan poster maka perhatikan video di bawah ini :




 

Jumat, 22 April 2022

ROTASI DAN REVOLUSI BUMI

 MATERI IPA KELAS VI - SDN 3 SINGOJURUH

SEMESTER GENAP - TAHUN PELAJARAN 2021/2022


ROTASI DAN REVOLUSI BUMI

Rotasi Bumi

        Setiap hari, bumi terus mengalami perputaran. Bumi dapat bergerak dengan porosnya. Perputaran ini dinamakan Rotasi Bumi. Rotasi bumi ada arahnya. Bumi berputar menuju ke arah timur atau melawan arah perputaran jarum jam. Waktu yang dibutuhkan bumi dalam satu kali berotasi yaitu 23 jam 56 menit 3 detik atau sekitar 24 jam. Selama berotasi poros bumi selalu miring 23,5 derajat dari garis tegak lurus. Arah rotasi ini menyebabkan berbagai peristiwa yang dapat kita rasakan dari Bumi. Misal, terjadinya siang dan malam, serta perbedaan waktu antar negara.

Dampak dari Rotasi Bumi

Adapun dampak yang kita rasakan ketika bumi melakukan rotasi (perputaran pada porosnya), antara lain sebagai berikut.

1.     Terjadinya siang dan malam

2.     Perbedaan waktu di bumi

3.     Gerak semu harian matahari

4.     Perubahan arah angin 

Terjadinya Siang dan Malam

            Rotasi bumi dapat kita amati buktikan dengan mengamati gerak semu matahari. Saat pagi hari, kita melihat matahari terbit dari timur, sedangkan pada sore hari matahari terbenam di barat. Gerak semu matahari mengesankan seolah-olah matahari bergerak dari timur ke barat. Sebenarnya, bumi lah yang bergerak pada porosnya sehingga seolah-olah benda langit di sekitarnya bergerak. Bagian bumi yang menghadap matahari menjadi terang dan kita sebut dengan siang, sedangkan bagian bumi yang membelakangi matahari akan gelap dan kita sebut dengan malam hari. Oleh karena itu, saat kita di Indonesia mengalami siang hari, ada bagian bumi lain yang sedang mengalami malam hari begitu sebaliknya.

 

Perbedaan Wilayah Waktu di Bumi

            Perbedaan waktu di bumi merupakan salah satu akibat dari rotasi bumi, Jika kita mengamati globe atau peta, kita akan melihat dua jenis garis. Garis-garis tersebut adalah garis khayal lintang dan bujur. Garis Lintang adalah garis khayal yang membagi bumi menjadi bagian uatar dan selatan. Garis Bujur adalah garis khayal yang membagi bumi menjadi bagian barat dan timur. Garis bujur berfungsi sebagai pedoman pembagian waktu seluruh dunia.

            Setiap satu kali berotasi, bumi berputar 360 derajat. Perputaran 360 derajat tersebut ditempuh dalam waktu sekitar 24 jam, maka setiap 1 jam bumi berputar sejauh 15 derajat. Dengan perhitungan tersebut, kita dapat menghitung perbedaan waktu berdasarkan garis bujur. garis bujur 0 terletak di kota Greenwich, Inggris. Waktu internasional tersebut dikenal sebagai GMT (Greenwich Mean Time). Waktu di belahan bumi bagian timur (0 derajat sampai 180 derajat BT) lebih cepat satu hari dibandingkan belahan bumi bagian barat (0 derajat sampai 180 derajat BB).

 

Indonesia terletak diantara 95 derajat BT dan 141 derajat BT, sehingga panjang wilayah Indonesia adalah 46 derajat. Jika setiap 15 derajat terdapat selisih waktu 1 jam, maka Indonesia memiliki tiga daerah waktu. Tiga daerah waktu tersebut Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), Waktu Indonesia Timur (WIT). Perbedaan daerah waktu yang ada di Indonesia mengakibatkan kita perlu menyesuaikan aktivitas kita sesuai dengan waktu daerah tersebut.

Gerak semu harian matahari

            Gerakan semu Matahari adalah gerakan yang menyebabkan Matahari seperti bergerak. Tetapi, sebenarnya Matahari tidak bergerak, karena menjadi pusat tata surya. Jadi, yang sebenarnya bergerak adalah benda-benda langit yang ada di tata surya, termasuk planet kita Bumi. Pergerakan Planet Bumi menyebabkan gerakan semu tahunan dan gerakan semu harian. 

Perubahan arah angin

            Pembelokan arah angin dan arus laut ini juga terjadi akibat rotasi bumi yang menyebabkan angin yang bergerak ke arah Khatulistiwa di belahan bumi utara bergerak searah jarum jam. Sedangkan pada angin di belahan bumi selatan bergerak berlawanan arah jarum jam. Pembelokan arah angin dan arus laut ini disebut juga dengan efek Coriolis. Akibat efek ini, angin dan arus laut di belahan bumi utara berputar searah jarum jam, dan sebaliknya pada belahan bumi selatan yang bergerak berlawanan. Pada kondisi perbedaan suhu dan tekanan udara yang tinggi, akan timbul angin yang kencang dan dapat menghasilkan hurricane atau angin topan. Pada wilayah Tropis yang berada di Garis Khatulistiwa seperti Indonesia, tidak terdapat efek Coriolis dan tidak mengalami badai topan.

 

Revolusi Bumi

            Selain melakukan rotasi (perputaran bumi pada porosnya), bumi juga berevolusi. Revolusi Bumi merupakan perputaran bumi mengelilingi matahari. Waktu yang diperlukan bumi untuk mengelilingi matahari (kala revolusi) adalah 365 seperempat hari. Lamanya revolusi ini juga digunakan untuk menentukan waktu satu tahun. Oleh karena kala revolusi bumi dalam setahun adalah 365 seperempat ahri, maka setiap empat tahun sekali, revolusi bumi digenapkan menjadi 366 hari. Tahun yang terdiri atas 366 hari dikenal dengan tahun kabisat. Dalam tahun kabisat, terdapat penambahan satu hari pada bulan Februari menjadi 29 hari. 

 Dampak dari Revolusi Bumi

            Adapun dampak yang kita rasakan ketika bumi melakukan revolusi (perputaran bumi mengelilingi matahari), antara lain sebagai berikut.

1.     Dasar penanggalan Masehi/Syamsiah. Penanggalan kalender masehi atau syamsiah memiliki jumlah hari dalam satu tahun sama dengan kala revolusi bumi, yaitu 365 atau 366 hari.

2.     Terjadinya perbedaan lamanya siang dan malam. Perbedaan ini dikarenakan perpaduan antara revolusi bumi dan kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika (garis edar semu matahari). Periode 21 Maret hingga 21 September, kutub utara mendekati matahari sementara kutub selatan menjauhi matahari. Waktu siang hari di belahan bumi utara lebih lama dari pada waktu siang di belahan bumi bagian selatan. Periode 21 September hingga 21 Maret, kutub selatan mendekati matahari sementara kutub utara menjauhi matahari. Waktu siang hari di belahan bumi selatan lebih lama daripada waktu siang hari di belahan bumi utara.

3.     Gerak semu matahari. Gerak ini merupakan posisi matahari yang berubah-ubah. Hal ini dikarenakan bumni mengalami revolusi dengan sumbu rotasi miring. 

4.     Perbedaan musim. Terjadi perbedaan musim pada negara-negara yang terletak di wilayah subtropis bumi. Ada 4 musim yang terjadi yaitu musim panas, dingin, gugur, dan semi.

5.     Adanya rasi bintang. Rasi bintang ini tampak berbeda setiap bulannya. 

Minggu, 17 April 2022

KISAH MASUK ISLAMNYA HAMZAH BIN 'ABDUL MUTHALLIB R.A

 

MASUK ISLAMNYA HAMZAH bin ‘ABDUL MUTHALLIB RADHIYA ALLAHU ‘ANHU

“Sang Singa Allah dan Singa Rasulullah”

 

Ketika Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu merupakan paman, sahabat, saudara sepersusuan Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam yang memeluk agama Islam pada awal – awal Baginda Nabi diutus menjadi nabi dan rasul.

Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu merupakan orang yang sangat kuat, kekar fisiknya, dan tinggi besar, serta ahli dalam memanah. Karena keahliannya memainkan anak panahnya Beliau sangat senang dengan kegiatan berburu, masa mudanya dihabiskan dengan berburu di hutan - hutan, gunung - gunung, padang pasir, dan lembah – lembah. Karena dengan kekuatan fisiknya yang sangat kuat Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu selalu menjadikan hewan singa menjadi sasaran buruan utamanya. Buruan singa setelah dibunuh dan mati pada masa jahiliyyah (masa kebodohan) langsung dimakan karena ketidak tahuan mereka pada hukum halal dan haramnya pada masa itu, maka Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu memikul singa buruannya di sebelah kiri pundaknya dengan satu tangan dan tangan kanannya memegang busur panah.

 


Diawal – awal Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam diutus menjadi nabi dan rasul Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu tidak terpengaruh, belum juga masuk Islam, dan tidak membenci Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam. Pernah terjadi sebuah peristiwa atas hikmah Allah Subhaanahu Wa Ta’ala membuat Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu akhirnya memeluk agama Islam Ketika melihat keponakannya (Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam) selalu dicaci maki, dihina, serta diperlakukan dengan tidak manusiawi oleh penduduk kafir Quraisy di Mekkah. Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam dengan sangat sabar menerima perlakukan mereka karena belum ada perintah atau wahyu untuk melawan. Kemudian disusul perlakuaan Abu Jahl Ketika  Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam sedang thawaf bersama para sahabatnya, Abu Jahl mengucapkan perkataan dan penghinaan yang sangat menyakitkan bahkan lebih menyakitkan daripada melukai secara fisik, akan tetapi Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam selalu sabar menerima perlakukan tersebut.

 

Melihat perlakuan Abu Jahl yang sangat keterlaluan maka dilaporkan peristiwa tersebut oleh seorang budak wanita milik Abdullah bin Jun’an (penduduk Mekkah yang tidak memusuhi Nabi dan tidak masuk Islam) kepada pamannya yaitu Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu Ketika sedang pulang berburu singa. Lalu budak Wanita ini berkata kepada Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu, “Tidakkah kau mengetahui apa yang dilakukan Abu Jahl terhadap keponakannu?” Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu berkata,”Apa yang Abu Jahl lakukan terhadap keponakanku?” Budak Wanita berkata,”Abu Jahl telah mencaci maki, menghina, dan menyakiti keponakanmu.” Maka Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu berkata,”Apakah tidak ada yang membelanya?”, “Tidak ada yang membelanya.” Ujar budak Wanita tersebut. Mendengar jawaban budak Wanita itu dengan sigapnya Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu mendatangi Abu Jahl di depan ka’bah padahal Beliau masih memegang singa buruannya dan busur pananhnya. Ketika Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu sampai di depan ka’bah singa buruannya ditaruh di sebelahnya lalu kepala Abu Jahl dihantam dengan busur panahnya sehingga berdarahlah kepala Abu Jahl seraya Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu berkata,”Hai Abu Jahl, sungguh beraninya engkau dengan keponakanku sementara Aku di dalam agamanya.”

Keluarlah dari mulut Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu,”Sementara Aku di dalam agamanya.” Padahal Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu belum memeluk agama Islam, Beliaupun tidah tahu apa yang diucapakannya kalimat itu, maka Abu Jahl mengatakan,”Biarkan dia, memang saya yang salah saya sudah berlebihan telah menghina keponakanmu itu.” Kemudian Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu pulang ke rumanhya, Dia renungi kalimat “Sementara Aku di dalam agamanya.” Timbullah gejolak batin yang membuatnya bingung atas kalimat yang diucapkannya tadi. Lalu Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu berdoa kepada Allah,”Yaa Allah, kalaulah agama keponakanku Muhammad benar, tanamkanlah di dalam hatiku dan seandainya tidak benar maka hilangkanlah dan berikan aku solusi dengan Quraisyh.”

 


Maka Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu berkata keesokan harinya pada saat dia bangun dia merasa dekat, merasa tenang dengan agama Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam, maka diapun datang dan mengucapakan kalimat syahadat di hadapan Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam.

Itulah kisah masuk Islamnya Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu “Sang Singa Allah dan Singa Rasulullah”.

 

 

 

 

 

                    

Ditulis oleh EKO SUBIANTORO, S.Pd

Minggu, 06 Maret 2022

TEKS PROSEDUR

TEKS PROSEDUR

Pengertian Teks Prosedur, Ciri-Ciri, Jenis, Struktur, dan Contohnya.

            Teks prosedur adalah sebuah teks yang berisi langkah atau tahapan untuk melakukan suatu hal. Teks prosedur menjelaskan cara membuat atau mengerjakan sesuatu dengan langkah-langkah terstruktur.

            Tujuan teks prosedur adalah untuk menjelaskan kegiatan yang harus dilakukan agar pembaca atau pemirsa dapat secara tepat dan akurat mengikuti sebuah proses membuat sesuatu, melakukan suatu pekerjaan, atau menggunakan suatu alat.

            Ciri-ciri teks prosedur adalah: Menggunakan kata-kata kerja perintah. Menggunakan konjungsi. Menggunakan kata-kata teknis. Terdapat tujuan kegiatan yang dibahas. Ada alat dan bahan yang digunakan untuk membuat kegiatan yang dibahas.

            Jenis-Jenis Teks Prosedur Berdasarkan buku Strategi Dan Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Era Revolusi Industri 4.0, teks prosedur dibedakan dalam tiga kategori. Jenis-jenis teks prosedur adalah sebagai berikut :
1. Teks Prosedur Sederhana 
            Teks prosedur sederhana berisi langkah-langkah yang terdiri dari tiga sampai empat tahap. Contoh teks prosedur sederhana adalah cara menghidupkan televisi, cara membuat teh hangat, cara membuat kopi, dan lain sebagainya. 

2. Teks Prosedur Kompleks 
            Teks prosedur kompleks terdiri dari banyak langkah, seperti cara membuat donat, cara membuat email, cara merajut tas, dan sebagainya. 

3. Teks Prosedur Protokol 
            Teks prosedur protokol adalah teks yang pada setiap langkahnya bisa diubah tidak harus runtut, walaupun berubah, tetapi hasil akhirnya tetap sama.  Teks prosedur protokol berisi tahap-tahap yang tidak terlalu rumit sehingga mudah untuk dipahami. Struktur Teks Prosedur Adapun struktur teks prosedur meliputi:
Judul. 
Tujuan. Pengantar umum sebagai penanda apa yang akan dibuat, dilakukan, atau motivasi. 
Bahan dan alat. Merinci bahan dan alat dengan ukuran yang akurat. 
Langkah-langkah. Urutan langkah secara rinci per tahap. 
Penutup. Berisi penekanan isi dan kata-kata motivasi serta bersifat opsional. 

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur 
            Bersumber dari buku Struktur dan Kebahasaan Teks Prosedur, terdapat beberapa kaidah kebahasaan dalam teks prosedur, yaitu: 
1. Banyak menggunakan kata kerja perintah (imperatif) Kata kerja imperatif dibentuk dengan 
akhiran -kan, -i, dan partikel -lah. Ciri-ciri kalimat imperatif adalah berisikan perintah, imbauan atau larangan serta diakhiri dengan tanda seru (!) di akhir kalimat.

2. Menggunakan kata-kata teknis yang berkaitan dengan topik yang dibahasnya Kata teknis adalah kata-kata yang memiliki makna khusus pada suatu bidang keahlian. Makna dari kata teknis ini adalah makna leksikal atau makna kamus. Apabila teks tersebut berkenaan dengan masalah komunikasi, akan digunakan istilah-istilah komunikasi pula, misalnya tanya jawab, kontak mata, pewawancara, verbal, nonverbal, bahasa tubuh, dan negosiasi.

3. Banyak menggunakan konjungsi dan partikel yang bermakna penambahan Konjungsi penambahan adalah sebuah konjungsi bermakna tambahan yang diberikan untuk menggabungkan kalimat sederhana menjadi kalimat kompleks. Contoh: selain itu, pun, kemudian, selanjutnya, oleh karena itu, lalu, setelah itu, dan di samping itu. 

4. Banyak menggunakan pernyataan persuasif Kalimat persuasif merupakan kalimat ajakan kepada seseorang atau banyak orang. Tidak hanya berisi ajakan, kalimat persuasif juga berisi tentang suatu permintaan atau imbauan. 

5. Menjelaskan benda dan alat yang dipakai Apabila prosedur itu berupa resep dan petunjuk penggunaan alat, akan digunakan gambaran terperinci tentang benda dan alat yang dipakai, termasuk ukuran, jumlah, dan warna.

Contoh Teks Prosedur Cara Membuat Donat
Siapa yang tak kenal donat? Makanan ringan ini dijual di berbagai tempat. Tampilannya bulat dengan atau tanpa lubang di tengahnya. Donat merupakan jajanan berbahan dasar tepung dengan varian rasa yang beragam. 
Bahan-bahan: 
500 gram tepung terigu, ayak. 
10 gram ragi instan. 
1 sdt baking powder. 80 gram gula pasir. 
2 sdm susu bubuk. 
½ sdt garam. 
1 sdt vanili bubuk. 
2 butir telur. 
175 ml air. 
100 gram margarin. 
Minyak untuk menggoreng secukupnya. 
Cokelat leleh dan meises warna-warni untuk hiasan. 

Cara membuat donat:
1. Campur tepung terigu dengan ragi instan, baking powder, gula, garam, susu bubuk, dan vanili lalu aduk rata. 
2. Kemudian tambahkan telur dan air. Aduk rata dan uleni. 
3. Masukkan margarin dan uleni hingga menjadi adonan yang kalis dan elastis. 
4. Bulatkan adonan lalu diamkan selama 30 menit agar mengembang dua kali lebih besar. 
5. Setelah 30 menit, kempiskan adonan. Potong dan timbang masing-masing seberat 30 gram. 
6. Bulatkan adonan yang telah dibagi dan dipotong. Diamkan selama 10 menit. 
7. Panaskan minyak dengan api kecil. Tunggu hingga panas lalu mulai buat lubang pada donat sebelum digoreng.
8. Masukkan donat yang telah dilubangi ke dalam penggorengan. Goreng hingga berwarna kuning kecokelatan dan matang.
9. Balik donat dan biarkan sisi lainnya matang. 
10. Angkat dan tiriskan hingga dingin.
11. Untuk menghias, celupkan donat dengan cokelat leleh lalu taburkan meses warna-warni hingga rata. 12. Donat selesai dibuat dan siap disajikan.






https://katadata.co.id/safrezi/berita/61e7d20de9335/pengertian-teks-prosedur-ciri-ciri-jenis-struktur-dan-contohnya 

TOLERANSI DALAM KEBHINNEKAAN BANGSA

  TOLERANSI DALAM KEBHINNEKAAN BANGSA   Toleransi berasal dari bahasa Latin 'tolerantia' yang memiliki arti kelembutan hati, kel...