Home

Jumat, 15 Juli 2022

IKLAN (1.1.12) pertemuan 1 dan 2











PERTEMUAN 1


Pengertian Iklan/pembuatan iklan

Iklan adalah pesan yang disampaikan dalam bentuk komunikasi persuasif untuk membuat khalayak ramai tertarik pada indormasinya, atau pada suatu barang atau jasa yang ditawarkan, sehingga masyarakat terpengaruh untuk mengambil tindakan, seperti membeli produk yang diiklankan.

Menyampaikan sebuah iklan biasanya melalui media massa baik media cetak, media elektronik, dan radio. Contoh media cetak yang digunakan untuk iklan seperti koran, majalah, poster, dan sebagainya. Semakin berkembang pesatnya internet, maka semakin banyak pula media yang bisa digunakan untuk iklan. 

 

Video tentang pengertian iklan bisa kalian klik video di bawah ini :



Karakteristik

Ø  Iklan Isi yang jelas. Isi iklan disarankan singkat, jujur, menarik perhatian, objektif dan tidak menyinggung salah satu pihak. Informatif, artinya bersifat memberi informasi. 

Ø  Iklan harus bersifat menerangkan tentang produk atau jasa yang ditawarkan. 

Ø  Bahasa yang digunakan mudah dimengerti.

Ø  Iklan harus menggunakan bahasa yang mudah pahami dan di mengerti sebab memang iklan sendiri tujuannya agar orang ingin dan mau mencoba serta menggunakan produk atau jasa yang diiklankan.

Ø  Iklan dikemas agar menarik perhatian dan minat para pembacanya.

Sehingga seseorang ingin mencoba apa yang ditawarkan dalam iklan tersebut.

Ø  Bersifat mengajak. Iklan yang harus memliki sifat mengajak yang bertujuan agar dapat menarik simpatik banyak orang untuk mencoba dan memakai apa yang diiklankan. 

 

Tujuan Iklan

Ø  Memberi informasi

Periklanan bisa memberitahukan pasar tentang suatu produk baru serta perubahan harga, menyusulkan kegunaan suatu produk baru menjelaskan cara kerja, dan membangun citra perusahaan.

Ø  Membujuk

Periklanan bisa membentuk preferensi merek, mengubah persepsi konsumen tentang atribut produk, membujuk konsumen untuk mencoba produk atau jasa yang diiklankan dan mangajak konsumen untuk membelinya sekarang.

Ø  Mengingatkan

Iklan melindungi agar merek perusahaan tetap segar dalam ingatan para konsumen serta meningkatkan minat konsumen terhadap merek yang sudah ada.

Ø  Penambahan nilai

Iklan memberi nilai tambah yang berupa inovasi, penyempurnaan kualitas atau mengubah persepsi konsumen. Periklanan yang efektif dapat merubah persepsi dari konsumen.

Ø  Mendampingi

Fungsi periklanan adalah sebaai pendamping yang memfasilitasi upaya-upaya lain dari perusahaan dalam proses komunikasi pemasaran. Sehingga perusahaan dapat lebih cepat mencapai target yang diinginkan.

 

Iklan Jenis-jenis iklan terbagi berdasarkan isinya, media, serta tujuannya. Adapun jenis-jenis iklan berdasarkan isinya ialah:

1.     Iklan pelayanan masyarakat

Iklan ini biasanya berasal dari instansi atau lembaga. Berisi tentang suatu informasi sosialisasi atau pencerahan kepada masyarakat akan suatu isu atau topik tertentu. Contohnya: Iklan larangan merokok, iklan untuk hidup sehat, iklan larangan membuang sampah sembarangan, dan lain sebagainya.



2.    Iklan pengumuman atau pemberitahuan

Iklan ini bertujuan untuk menarik masyarakat tertentu saja.

Isinya tentang pemberitahuan sesuatu seperti event, iklan berita duka dan lain-lain.




3.    Iklan permintaan

Iklan permintaan sering dianggap sebagai iklan lowongan kerja. Hal tersebut karena iklan ini berisi tentang pihak yang mengiklankan untuk menawarkan dan mengajak masyarakat yang ingin bekerja dengan pihak pengiklan.




4.    Iklan penawaran (Niaga)
Iklan yang biasa di jumpai adalah iklan penawaran atau iklan niaga. Iklan penawaran merupakan jenis-jenis iklan yang berisi tentang tawaran akan barang atau jasa kepada masyarakat luas. Contohnya: iklan makanan, minuman, pakaian, barang elektronik dan lainnya.

 



Iklan Berdasarkan Medianya Selanjutnya, jenis iklan berdasarkan medianya adalah:

1.     Iklan media cetak

Iklan cetak adalah iklan yang dibuat dengan cara dicetak. Biasanya iklan cetak yang kerap ditemui di koran, selembaran, majalah, koran, baliho, poster, stiker dan lain sebagainya. Dalam iklan cetak terdapat ketentuan dalam membuatnya berdasarkan dimana iklan tersebut akan dipasang.



2.    Iklan elektronik Iklan ini menggunakan media elektronik dalam penyampaian dan tampilan iklannya. Iklan elektronik banyak sekali di temui, antara lain iklan televisi, radio, iklan dalam film, dan iklan dalam media sosial.


 

Iklan Berdasarkan Tujuan Kemudian terakhir ada jenis iklan berdasarkan tujuan antara lain:

1.     Iklan komersial (bisnis) Iklan komersial ini dipasang dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi karena iklan utamanya adalah untuk meningkatkan penjualan. Terdapat tiga bagian dalam iklan komersial, yaitu: Iklan konsumen, adalah jenis iklan yang ditunjukan langsung kepada konsumen. Iklan bisnis, merupakan jenis iklan yang ditunjukan kepada seorang pengelola baik perorangan, instansi atau koordinasi perusahaan yang kemudian pengelola tersebut yang menjual produk atau jasa kepada konsumen. Iklan profesional, merupakan iklan jenis bisnis yang ditunjukan kepada para pembisnis profesional yang dapat mengelola dengan baik iklan yang di ajukan kepada para pembisnis.

 

2.    Iklan non-komersial Iklan non-komersial tidak menitikberatkan pada keutungan materiil atau ekonomi. Iklan non-komersial justru bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sosial, yaitu agar masyarakat mendapatkan tambahan wawasan, kesadaran diri, dan merubah perilaku serta sikap masyarakat terhadap masalah yang ditampilkan pada iklan tersebut.

Sumber: 
https://mediaindonesia.com/humaniora/440483/apa-itu-iklan-berikut-definisi-karakteristik-tujuan-dan-jenisnya



PERTEMUAN 2

Untuk memahami pesan yang tersirat pada sebuah iklan tertentu, maka perhatikan dengan seksama video penjelasan di bawah ini dengan baik :

Untuk menenmukan informasi dan pola penyajian iklan, slogan, dan poster maka perhatikan video di bawah ini :




 

Jumat, 22 April 2022

ROTASI DAN REVOLUSI BUMI

 MATERI IPA KELAS VI - SDN 3 SINGOJURUH

SEMESTER GENAP - TAHUN PELAJARAN 2021/2022


ROTASI DAN REVOLUSI BUMI

Rotasi Bumi

        Setiap hari, bumi terus mengalami perputaran. Bumi dapat bergerak dengan porosnya. Perputaran ini dinamakan Rotasi Bumi. Rotasi bumi ada arahnya. Bumi berputar menuju ke arah timur atau melawan arah perputaran jarum jam. Waktu yang dibutuhkan bumi dalam satu kali berotasi yaitu 23 jam 56 menit 3 detik atau sekitar 24 jam. Selama berotasi poros bumi selalu miring 23,5 derajat dari garis tegak lurus. Arah rotasi ini menyebabkan berbagai peristiwa yang dapat kita rasakan dari Bumi. Misal, terjadinya siang dan malam, serta perbedaan waktu antar negara.

Dampak dari Rotasi Bumi

Adapun dampak yang kita rasakan ketika bumi melakukan rotasi (perputaran pada porosnya), antara lain sebagai berikut.

1.     Terjadinya siang dan malam

2.     Perbedaan waktu di bumi

3.     Gerak semu harian matahari

4.     Perubahan arah angin 

Terjadinya Siang dan Malam

            Rotasi bumi dapat kita amati buktikan dengan mengamati gerak semu matahari. Saat pagi hari, kita melihat matahari terbit dari timur, sedangkan pada sore hari matahari terbenam di barat. Gerak semu matahari mengesankan seolah-olah matahari bergerak dari timur ke barat. Sebenarnya, bumi lah yang bergerak pada porosnya sehingga seolah-olah benda langit di sekitarnya bergerak. Bagian bumi yang menghadap matahari menjadi terang dan kita sebut dengan siang, sedangkan bagian bumi yang membelakangi matahari akan gelap dan kita sebut dengan malam hari. Oleh karena itu, saat kita di Indonesia mengalami siang hari, ada bagian bumi lain yang sedang mengalami malam hari begitu sebaliknya.

 

Perbedaan Wilayah Waktu di Bumi

            Perbedaan waktu di bumi merupakan salah satu akibat dari rotasi bumi, Jika kita mengamati globe atau peta, kita akan melihat dua jenis garis. Garis-garis tersebut adalah garis khayal lintang dan bujur. Garis Lintang adalah garis khayal yang membagi bumi menjadi bagian uatar dan selatan. Garis Bujur adalah garis khayal yang membagi bumi menjadi bagian barat dan timur. Garis bujur berfungsi sebagai pedoman pembagian waktu seluruh dunia.

            Setiap satu kali berotasi, bumi berputar 360 derajat. Perputaran 360 derajat tersebut ditempuh dalam waktu sekitar 24 jam, maka setiap 1 jam bumi berputar sejauh 15 derajat. Dengan perhitungan tersebut, kita dapat menghitung perbedaan waktu berdasarkan garis bujur. garis bujur 0 terletak di kota Greenwich, Inggris. Waktu internasional tersebut dikenal sebagai GMT (Greenwich Mean Time). Waktu di belahan bumi bagian timur (0 derajat sampai 180 derajat BT) lebih cepat satu hari dibandingkan belahan bumi bagian barat (0 derajat sampai 180 derajat BB).

 

Indonesia terletak diantara 95 derajat BT dan 141 derajat BT, sehingga panjang wilayah Indonesia adalah 46 derajat. Jika setiap 15 derajat terdapat selisih waktu 1 jam, maka Indonesia memiliki tiga daerah waktu. Tiga daerah waktu tersebut Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), Waktu Indonesia Timur (WIT). Perbedaan daerah waktu yang ada di Indonesia mengakibatkan kita perlu menyesuaikan aktivitas kita sesuai dengan waktu daerah tersebut.

Gerak semu harian matahari

            Gerakan semu Matahari adalah gerakan yang menyebabkan Matahari seperti bergerak. Tetapi, sebenarnya Matahari tidak bergerak, karena menjadi pusat tata surya. Jadi, yang sebenarnya bergerak adalah benda-benda langit yang ada di tata surya, termasuk planet kita Bumi. Pergerakan Planet Bumi menyebabkan gerakan semu tahunan dan gerakan semu harian. 

Perubahan arah angin

            Pembelokan arah angin dan arus laut ini juga terjadi akibat rotasi bumi yang menyebabkan angin yang bergerak ke arah Khatulistiwa di belahan bumi utara bergerak searah jarum jam. Sedangkan pada angin di belahan bumi selatan bergerak berlawanan arah jarum jam. Pembelokan arah angin dan arus laut ini disebut juga dengan efek Coriolis. Akibat efek ini, angin dan arus laut di belahan bumi utara berputar searah jarum jam, dan sebaliknya pada belahan bumi selatan yang bergerak berlawanan. Pada kondisi perbedaan suhu dan tekanan udara yang tinggi, akan timbul angin yang kencang dan dapat menghasilkan hurricane atau angin topan. Pada wilayah Tropis yang berada di Garis Khatulistiwa seperti Indonesia, tidak terdapat efek Coriolis dan tidak mengalami badai topan.

 

Revolusi Bumi

            Selain melakukan rotasi (perputaran bumi pada porosnya), bumi juga berevolusi. Revolusi Bumi merupakan perputaran bumi mengelilingi matahari. Waktu yang diperlukan bumi untuk mengelilingi matahari (kala revolusi) adalah 365 seperempat hari. Lamanya revolusi ini juga digunakan untuk menentukan waktu satu tahun. Oleh karena kala revolusi bumi dalam setahun adalah 365 seperempat ahri, maka setiap empat tahun sekali, revolusi bumi digenapkan menjadi 366 hari. Tahun yang terdiri atas 366 hari dikenal dengan tahun kabisat. Dalam tahun kabisat, terdapat penambahan satu hari pada bulan Februari menjadi 29 hari. 

 Dampak dari Revolusi Bumi

            Adapun dampak yang kita rasakan ketika bumi melakukan revolusi (perputaran bumi mengelilingi matahari), antara lain sebagai berikut.

1.     Dasar penanggalan Masehi/Syamsiah. Penanggalan kalender masehi atau syamsiah memiliki jumlah hari dalam satu tahun sama dengan kala revolusi bumi, yaitu 365 atau 366 hari.

2.     Terjadinya perbedaan lamanya siang dan malam. Perbedaan ini dikarenakan perpaduan antara revolusi bumi dan kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika (garis edar semu matahari). Periode 21 Maret hingga 21 September, kutub utara mendekati matahari sementara kutub selatan menjauhi matahari. Waktu siang hari di belahan bumi utara lebih lama dari pada waktu siang di belahan bumi bagian selatan. Periode 21 September hingga 21 Maret, kutub selatan mendekati matahari sementara kutub utara menjauhi matahari. Waktu siang hari di belahan bumi selatan lebih lama daripada waktu siang hari di belahan bumi utara.

3.     Gerak semu matahari. Gerak ini merupakan posisi matahari yang berubah-ubah. Hal ini dikarenakan bumni mengalami revolusi dengan sumbu rotasi miring. 

4.     Perbedaan musim. Terjadi perbedaan musim pada negara-negara yang terletak di wilayah subtropis bumi. Ada 4 musim yang terjadi yaitu musim panas, dingin, gugur, dan semi.

5.     Adanya rasi bintang. Rasi bintang ini tampak berbeda setiap bulannya. 

Minggu, 17 April 2022

KISAH MASUK ISLAMNYA HAMZAH BIN 'ABDUL MUTHALLIB R.A

 

MASUK ISLAMNYA HAMZAH bin ‘ABDUL MUTHALLIB RADHIYA ALLAHU ‘ANHU

“Sang Singa Allah dan Singa Rasulullah”

 

Ketika Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu merupakan paman, sahabat, saudara sepersusuan Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam yang memeluk agama Islam pada awal – awal Baginda Nabi diutus menjadi nabi dan rasul.

Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu merupakan orang yang sangat kuat, kekar fisiknya, dan tinggi besar, serta ahli dalam memanah. Karena keahliannya memainkan anak panahnya Beliau sangat senang dengan kegiatan berburu, masa mudanya dihabiskan dengan berburu di hutan - hutan, gunung - gunung, padang pasir, dan lembah – lembah. Karena dengan kekuatan fisiknya yang sangat kuat Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu selalu menjadikan hewan singa menjadi sasaran buruan utamanya. Buruan singa setelah dibunuh dan mati pada masa jahiliyyah (masa kebodohan) langsung dimakan karena ketidak tahuan mereka pada hukum halal dan haramnya pada masa itu, maka Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu memikul singa buruannya di sebelah kiri pundaknya dengan satu tangan dan tangan kanannya memegang busur panah.

 


Diawal – awal Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam diutus menjadi nabi dan rasul Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu tidak terpengaruh, belum juga masuk Islam, dan tidak membenci Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam. Pernah terjadi sebuah peristiwa atas hikmah Allah Subhaanahu Wa Ta’ala membuat Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu akhirnya memeluk agama Islam Ketika melihat keponakannya (Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam) selalu dicaci maki, dihina, serta diperlakukan dengan tidak manusiawi oleh penduduk kafir Quraisy di Mekkah. Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam dengan sangat sabar menerima perlakukan mereka karena belum ada perintah atau wahyu untuk melawan. Kemudian disusul perlakuaan Abu Jahl Ketika  Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam sedang thawaf bersama para sahabatnya, Abu Jahl mengucapkan perkataan dan penghinaan yang sangat menyakitkan bahkan lebih menyakitkan daripada melukai secara fisik, akan tetapi Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam selalu sabar menerima perlakukan tersebut.

 

Melihat perlakuan Abu Jahl yang sangat keterlaluan maka dilaporkan peristiwa tersebut oleh seorang budak wanita milik Abdullah bin Jun’an (penduduk Mekkah yang tidak memusuhi Nabi dan tidak masuk Islam) kepada pamannya yaitu Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu Ketika sedang pulang berburu singa. Lalu budak Wanita ini berkata kepada Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu, “Tidakkah kau mengetahui apa yang dilakukan Abu Jahl terhadap keponakannu?” Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu berkata,”Apa yang Abu Jahl lakukan terhadap keponakanku?” Budak Wanita berkata,”Abu Jahl telah mencaci maki, menghina, dan menyakiti keponakanmu.” Maka Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu berkata,”Apakah tidak ada yang membelanya?”, “Tidak ada yang membelanya.” Ujar budak Wanita tersebut. Mendengar jawaban budak Wanita itu dengan sigapnya Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu mendatangi Abu Jahl di depan ka’bah padahal Beliau masih memegang singa buruannya dan busur pananhnya. Ketika Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu sampai di depan ka’bah singa buruannya ditaruh di sebelahnya lalu kepala Abu Jahl dihantam dengan busur panahnya sehingga berdarahlah kepala Abu Jahl seraya Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu berkata,”Hai Abu Jahl, sungguh beraninya engkau dengan keponakanku sementara Aku di dalam agamanya.”

Keluarlah dari mulut Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu,”Sementara Aku di dalam agamanya.” Padahal Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu belum memeluk agama Islam, Beliaupun tidah tahu apa yang diucapakannya kalimat itu, maka Abu Jahl mengatakan,”Biarkan dia, memang saya yang salah saya sudah berlebihan telah menghina keponakanmu itu.” Kemudian Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu pulang ke rumanhya, Dia renungi kalimat “Sementara Aku di dalam agamanya.” Timbullah gejolak batin yang membuatnya bingung atas kalimat yang diucapkannya tadi. Lalu Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu berdoa kepada Allah,”Yaa Allah, kalaulah agama keponakanku Muhammad benar, tanamkanlah di dalam hatiku dan seandainya tidak benar maka hilangkanlah dan berikan aku solusi dengan Quraisyh.”

 


Maka Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu berkata keesokan harinya pada saat dia bangun dia merasa dekat, merasa tenang dengan agama Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam, maka diapun datang dan mengucapakan kalimat syahadat di hadapan Baginda Nabi Muhammad ShallAllaahu ‘Alaihu Wa Sallam.

Itulah kisah masuk Islamnya Hamzah bin ‘Abdul Muthalib Radhiya Allahu ‘Anhu “Sang Singa Allah dan Singa Rasulullah”.

 

 

 

 

 

                    

Ditulis oleh EKO SUBIANTORO, S.Pd

Minggu, 06 Maret 2022

TEKS PROSEDUR

TEKS PROSEDUR

Pengertian Teks Prosedur, Ciri-Ciri, Jenis, Struktur, dan Contohnya.

            Teks prosedur adalah sebuah teks yang berisi langkah atau tahapan untuk melakukan suatu hal. Teks prosedur menjelaskan cara membuat atau mengerjakan sesuatu dengan langkah-langkah terstruktur.

            Tujuan teks prosedur adalah untuk menjelaskan kegiatan yang harus dilakukan agar pembaca atau pemirsa dapat secara tepat dan akurat mengikuti sebuah proses membuat sesuatu, melakukan suatu pekerjaan, atau menggunakan suatu alat.

            Ciri-ciri teks prosedur adalah: Menggunakan kata-kata kerja perintah. Menggunakan konjungsi. Menggunakan kata-kata teknis. Terdapat tujuan kegiatan yang dibahas. Ada alat dan bahan yang digunakan untuk membuat kegiatan yang dibahas.

            Jenis-Jenis Teks Prosedur Berdasarkan buku Strategi Dan Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Era Revolusi Industri 4.0, teks prosedur dibedakan dalam tiga kategori. Jenis-jenis teks prosedur adalah sebagai berikut :
1. Teks Prosedur Sederhana 
            Teks prosedur sederhana berisi langkah-langkah yang terdiri dari tiga sampai empat tahap. Contoh teks prosedur sederhana adalah cara menghidupkan televisi, cara membuat teh hangat, cara membuat kopi, dan lain sebagainya. 

2. Teks Prosedur Kompleks 
            Teks prosedur kompleks terdiri dari banyak langkah, seperti cara membuat donat, cara membuat email, cara merajut tas, dan sebagainya. 

3. Teks Prosedur Protokol 
            Teks prosedur protokol adalah teks yang pada setiap langkahnya bisa diubah tidak harus runtut, walaupun berubah, tetapi hasil akhirnya tetap sama.  Teks prosedur protokol berisi tahap-tahap yang tidak terlalu rumit sehingga mudah untuk dipahami. Struktur Teks Prosedur Adapun struktur teks prosedur meliputi:
Judul. 
Tujuan. Pengantar umum sebagai penanda apa yang akan dibuat, dilakukan, atau motivasi. 
Bahan dan alat. Merinci bahan dan alat dengan ukuran yang akurat. 
Langkah-langkah. Urutan langkah secara rinci per tahap. 
Penutup. Berisi penekanan isi dan kata-kata motivasi serta bersifat opsional. 

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur 
            Bersumber dari buku Struktur dan Kebahasaan Teks Prosedur, terdapat beberapa kaidah kebahasaan dalam teks prosedur, yaitu: 
1. Banyak menggunakan kata kerja perintah (imperatif) Kata kerja imperatif dibentuk dengan 
akhiran -kan, -i, dan partikel -lah. Ciri-ciri kalimat imperatif adalah berisikan perintah, imbauan atau larangan serta diakhiri dengan tanda seru (!) di akhir kalimat.

2. Menggunakan kata-kata teknis yang berkaitan dengan topik yang dibahasnya Kata teknis adalah kata-kata yang memiliki makna khusus pada suatu bidang keahlian. Makna dari kata teknis ini adalah makna leksikal atau makna kamus. Apabila teks tersebut berkenaan dengan masalah komunikasi, akan digunakan istilah-istilah komunikasi pula, misalnya tanya jawab, kontak mata, pewawancara, verbal, nonverbal, bahasa tubuh, dan negosiasi.

3. Banyak menggunakan konjungsi dan partikel yang bermakna penambahan Konjungsi penambahan adalah sebuah konjungsi bermakna tambahan yang diberikan untuk menggabungkan kalimat sederhana menjadi kalimat kompleks. Contoh: selain itu, pun, kemudian, selanjutnya, oleh karena itu, lalu, setelah itu, dan di samping itu. 

4. Banyak menggunakan pernyataan persuasif Kalimat persuasif merupakan kalimat ajakan kepada seseorang atau banyak orang. Tidak hanya berisi ajakan, kalimat persuasif juga berisi tentang suatu permintaan atau imbauan. 

5. Menjelaskan benda dan alat yang dipakai Apabila prosedur itu berupa resep dan petunjuk penggunaan alat, akan digunakan gambaran terperinci tentang benda dan alat yang dipakai, termasuk ukuran, jumlah, dan warna.

Contoh Teks Prosedur Cara Membuat Donat
Siapa yang tak kenal donat? Makanan ringan ini dijual di berbagai tempat. Tampilannya bulat dengan atau tanpa lubang di tengahnya. Donat merupakan jajanan berbahan dasar tepung dengan varian rasa yang beragam. 
Bahan-bahan: 
500 gram tepung terigu, ayak. 
10 gram ragi instan. 
1 sdt baking powder. 80 gram gula pasir. 
2 sdm susu bubuk. 
½ sdt garam. 
1 sdt vanili bubuk. 
2 butir telur. 
175 ml air. 
100 gram margarin. 
Minyak untuk menggoreng secukupnya. 
Cokelat leleh dan meises warna-warni untuk hiasan. 

Cara membuat donat:
1. Campur tepung terigu dengan ragi instan, baking powder, gula, garam, susu bubuk, dan vanili lalu aduk rata. 
2. Kemudian tambahkan telur dan air. Aduk rata dan uleni. 
3. Masukkan margarin dan uleni hingga menjadi adonan yang kalis dan elastis. 
4. Bulatkan adonan lalu diamkan selama 30 menit agar mengembang dua kali lebih besar. 
5. Setelah 30 menit, kempiskan adonan. Potong dan timbang masing-masing seberat 30 gram. 
6. Bulatkan adonan yang telah dibagi dan dipotong. Diamkan selama 10 menit. 
7. Panaskan minyak dengan api kecil. Tunggu hingga panas lalu mulai buat lubang pada donat sebelum digoreng.
8. Masukkan donat yang telah dilubangi ke dalam penggorengan. Goreng hingga berwarna kuning kecokelatan dan matang.
9. Balik donat dan biarkan sisi lainnya matang. 
10. Angkat dan tiriskan hingga dingin.
11. Untuk menghias, celupkan donat dengan cokelat leleh lalu taburkan meses warna-warni hingga rata. 12. Donat selesai dibuat dan siap disajikan.






https://katadata.co.id/safrezi/berita/61e7d20de9335/pengertian-teks-prosedur-ciri-ciri-jenis-struktur-dan-contohnya 

Selasa, 18 Januari 2022

SEJARAH KEKEJAMAN PKI DI INDONESIA


SEJARAH KEKEJAMAN PKI DI INDONESIA

                Partai Komunis Indonesia atau PKI adalah sebuah partai politik yang dibentuk pada 23 Mei 1914 dan dibubarkan pada 12 Maret 1966.
Terbentuknya PKI berawal dari sebuah organisasi bernama Indische Social Democratische Vereniging (ISDV).  
              
                  ISDV didirikan oleh seorang kaum sosialis Hindia Belanda, Henk Sneevliet pada tahun 1914.  Sneevliet memiliki misi untuk menanamkan paham marxisme-komunisme terhadap perjuangan nasional Indonesia. Cara yang Sneevliet lakukan yaitu dengan menyebarkan pemahamannya tersebut melalui organisasi buruh kereta api di Semarang. 
               
                 Pada kongres ISDV di Semarang, pada tahun 1920, nama organisasi ini diubah menjadi Perserikatan Komunis di Hindia (PKH)Semaun dari Surabaya menjadi ketua dalam partai tersebut, dibantu Darsono dari Solo sebagai wakil.  Semaun sendiri merupakan salah satu tokoh penting dalam sebuah organisasi bernama Sarekat Islam, alasannya adalah karena ISDV berpaham antikapitalis.  Di organisasi tersebut, Semaun juga berusaha untuk menanamkan paham komunis yang kemudian menimbulkan perpecahan dua kubu, SI Merah (Komunis) dan SI Putih (Agamis). 
                
                Pada tahun 1924 diadakan kongres Komintern kelima, di mana hasil dari kongres tersebut adalah adanya pengubahan nama kembali menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI).
Adapun tokoh PKI adalah sebagai berikut :
a. Musso 


b. Amir Syarifuddin 

c. DN Aidit 

















d. Abdul Latief Hendraningrat 

e. Alimin Prawirodirdjo
 
f. Darsono 

g. Oetomo Ramelan

h. Misbach 

i. Semaun 

j. Henk Sneevliet


                Pada tahun 1926 - 1927 PKI merasa sudah paling kuat karena anggotanya semakin banyak sehingga PKI membujuk para petani, buruh, kaum miskin untuk melakukan kerusuhan dan kerusakan, diantaranya PKI membakar pabrik, perkebunan, perusahaan, dan kerusakan lainnya dengan tujuan memancing reaksi pemerintah Hindia - Belanda. Akibatnya pemerintah Hindia - Belanda menangkap gembong PKI yang diantaranya Semaun, Darsono, Alimin, Muso, dll dan dibuang ke Rusia dan ribuan buruh, petani, kaum miskin ditangkap, digantung/dibunuh, dan dibuang di Papua oleh pemerintah Hindia - Belanda.

                Bagaimana nasib gembong PKI yang dibuang di Rusia? nasib mereka masih di Rusia bersama para pembesar PKI internasional, dan mereka masih belum berani pulang ke Indonesia karena Indonesiap masih dikuasai pemerintah Hindia - Belanda /belum merdeka.
Barulah pada tanggal 17 Aguatus 1945 ketika Indonesia memproklamirkan kemerdekannya para tokoh - tokoh PKI yang dibuang di Rusia pulang ke Indonesia guna mempersiapkan strategi penyebaran paham komunis dan mempersiapkan kudeta pemerintahan Indonesia yang sah.

                Pada tanggal 21 Oktober 1945, tepatnya dua bulan setelah Indonesia mereka mendeklarasikan kembali PKI (Partai Komunis Indonesia) yang dipimpin oleh Musso. Akan tetapi eksistensi PKI saat itu tidak mendapatkan perhatian dari tokoh -tokoh nasionalis dan tokoh - tokoh Islamis akibatnya PKI membuat kerusuhan di sana - sini yang gunanya untuk mendapatkan perhatian dari tokoh - tokoh nasionalis dan Islamis.
              
                  Awal November 1945 PKI yang berbasis di Tegal, Brebes, Pekalongan, dan Pamulang mulai melancarkan aksi kejamnya dengan cara menangkap atau menculik bupati, camat, lurah, dan kepala polisih di wilayah tersebut juga menjadi korban penculikan PKI. Dalam peristiwa tersebut para bupati, camat, lurah, dan tokoh publik harus turun dari jabatannya dan digantikan oleh para tokoh PKI. Aksi penangkapan tokoh - tokoh pejabat oleh PKI juga dilakukan di wilayah Cirebon dengan menangkap bupati dan tentara - tentara disana, tidak hanya itu di Banten juga PKI menculik bupati Lebak Raden Hardiwinangun karena secara tegas menolak paham komunis, kemudian PKI melancarkan serangannya di Tangerang dengan menculik dan membunuh dengan cara menyembelih tokoh nasional yaitu Otto Iskandar Dinata yang tewas ditangan polisi berpaham komunis yakni Mujitaba  yang disebut sebagai anggota laskar hitam PKI.
              
                  Para anggota PKI dengan mudah merebut wilyah - wilayah tersebut dikarenakan pemerintahan masih lemah (baru dua bulan merdeka) tapi PKI sudah berani merongsong pemerintahan.
Pada akhirnya siasat PKI berhasil menarik simpati Bung Karno dengan memanggil tokoh - tokohnya dengan harapan para PKI tidak membuat kerusuhan lagi di wilayah Indonesia. Akhirnya pada tahun 1947 tokoh PKI diangkat sebagai perdana menteri yakni Amir Syarifuddin Harahap.
                
                Dengan diangkatnya perdana menteri Amir Syarifuddn Harahap semakin muluslah jalan PKI dalam melancarkan aksinya, yaitu menempatkan anggota PKI ke dalam lini - lini pemerintahan, misalnya tentara, polisi, PNS, camat, bupati, dan pejabat publik lainnya.
                
                Dengan diangkatnya para tokoh PKI menjadi pejabat pemerintahan menimbulkan protes kepada Bung Karno dari kalangan MASYUMI dan ulama - ulama nasional agar perdana menteri Amir Syarifuddin Harahap dicopot sebagai perdana menteri, akan tetapi waktu itu Bung Karno tidak memiliki alasan yang jelas untuk mencopot Amir Syarifuddun Harahap.
             
                Setahun kemudian tepatnya 17 Januari 1948 saat terjadi perjanjian renville antara Indonesia dengan Belanda, pihak Indonesia diwakili perdana menterinya yang seorang PKI yaitu Amir Syarifuddun Harahap yang isi perjanjian tersebut merugikan pihak Indonesia dan menguntungkan pihak Belanda untuk datang kembali menjajah, diantaranya isi perjanjian renville :
  • Pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS) dengan segera.
  • Republik Indonesia merupakan negara bagian dalam RIS.
  • Belanda tetap menguasai seluruh Indonesia sebelum RIS terbentuk.
  • Wilayah Indonesia yang diakui Belanda hanya Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatera.
  • Wilayah kekuasaan Indonesia dengan Belanda dipisahkan oleh garis demarkasi yang disebut Garis Van Mook.
  • Tentara Indonesia ditarik mundur dari daerah-daerak kekuasaan Belanda (Jawa Barat dan Jawa Timur).
  • Akan dibentuk Uni Indonesia-Belanda dengan kepalanya Raja Belanda.
  • Akan diadakan semacam referendum (pemungutan suara) untuk menentukan nasib wilayah dalam RIS.
  • Akan diadakan pemilihan umum untuk membentuk Dewan Konstituante RIS.
         Setelah lima hari berselang tepatnya 23 Januari 1948 Amir Syarifuddin Harahap diberhentikan sebagai perdana menteri dan kabinetnya dibubarkan. Lalu posisi perdana menteri digantikan oleh Drs. Moh. Hatta yang langsung dipilih oleh Bung Karno. Alasan terpilihnya  Drs. Moh. Hatta sebagai perdana menteri tidak terlepas dari dukungan para tokoh nasionalis dan Islamis yang sangat kompak untuk menyelamatkan republik ini. 
           
                  Kemudian Bung Hatta membentuk suatu kebijakan yang dikenal dengan sebutan RERA (Reorganisasi dan Rasionalisasi) diterapkan secara efektif pada masa pemerintahan kabinet Moh. Hatta. Pada masa ini kebijakan RERA bertujuan untuk mengurangi pengaruh golongan kiri dalam tubuh Angkatan Perang. Tujuan ini dicapai dengan meleburkan TNI - masyarakat yang dibentuk oleh Amir Syarifuddin Harahap ke dalam TNI. Semua laskar kiri harus melebur diri dalam TNI dan menaati perintah TNI. Selain itu, Moh. Hatta melihat persoalan ekonomi sebagai acuan untuk menyederhanakan Angkatan Perang. Pembiayaan Angkatan Perang juga menjadi permasalahan besar karena adanya inflasi di Indonesia. Oleh karena itu, Moh. Hatta memfokuskan kebijakan RERA ke arah pengurangan personel Angkatan Perang.

                Akibat kebijakan RERA tersebut membuat kemarahan PKI sehingga para tokohnya yang diluar negeri seperti China dan Moscow/Rusia ramai - ramai datang ke Indonesia. Pada bulan Agustus para tokoh PKI membuat kongres yang bertujuan untuk melawan Bung Hatta karena Bung Hatta dianggap sebagai perusak rencana PKI di Indonesia. 

                Pada tanggal 5 September 1948 secara terbuka PKI meminta kepada Bung Karno agar NKRI ini berkiblat ke Uni Soviet (negara komunis), kan tetapi ditolak oleh Bung Karno.
Pada tanggal 10 September 1948 PKI mengumumkan di Madiun sebuah negara baru yang bernama Negara Soviet Indonesia (NSI), yang menjadi presidennya adalah Musso dan wakil presiden adalah Amir Syarifuddin Harahap. Bung Karno beberapa memberikan ultimatum kepada PKI untuk membubarkan NSI tersebut. Akibat pendirian NSI tersebut menimbulkan ketidaksetujuan para ulama, kyai, dan pemimpin pondok pesantren dengan adanya negara di atas negara. Akibatnya banyak para ulama, kyai, pimpinan pondok dibunuh oleh PKI dan pembakaran pondok - pondok pesantren. Tidak hanya para tokoh agama korban pembunuhan oleh PKI tetapi juga gubernur Jawa Timur diculik dan dibunuh, kepala rumah sakit Solo diculik dan dibunuh oleh PKI, Kepala polisi Madiun juga tak terlepas dari penculikan dan pembunuhan, peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 10 - 13 September 1948 dan puncaknya pada tanggal 17 September 1948 seorang ulama besar Nahdhatul Ulama K. H. Sulaiman Zuhdi Affandi beserta 108 santri dan para ustadz diseret dengan kejam dan dibunuh lalu dimasukkan ke dalam sumur tua.            
                
                Pada tanggal 18 September 1948 PKI merebut madiun Ponorogo, Pacitan, Rembang, cepu, purwodadi, Sukorejo, Magetan, semua wilayah tersebut berhasil dikuasai PKI.
Timbul sebuah pertanyaan mengapa PKI dengan mudah dapat menguasai wilayah - wilayah tersebut? jawabannya adalah karena PKI memiliki kekuatan militer yang kuat, banyak anggota TNI yang berpaham komunis sehingga kekuatan PKI dapat menunjang perebuatn di setiap wilayah.

                Peristiwa banjir darah di Gorang-gareng yang terjadi tanggal 18 September, petaka terburuk dan keji dalam sejarah bernegara yang dialami bangsa Indonesia. Tak terbilang, berapa banyak kiai dan santri yang nyawanya melayang sia-sia ditangan PKI. Mereka jadi korban keganasan, serta kebrutalan PKI. Kiai dan santri menjadi sasaran utama yang diincar karena mereka dianggap sebagai oknum yang paling bertanggunjawab atas gagalnya pendirian Republik Soviet di Indonesia.

                Kesaksian KH. Rokib, Imam Masjid Jami’ Baitus Salam di Kabupaten Magetan yang diulas banyak sumber, seperti buku Kesaksian Korban Kekejaman PKI 1948 yang dirujuk laman g30s-pki memperlihatkan kebengisan partai komunis ini kepada orang beragama, terutama Islam. “Jika masih ada orang yang menjalankan shalat, PKI merasa sangat terganggu. Sikap tak suka pada agama seringkali diperlihatkan PKI dengan kata-kata sinis, bahkan tindakan yang memancing provokasi,”ungkap KH Rakib.Menurut dia, orang beragama Islam seringkali dihubungkan PKI sebagai anteknya Masyumi, sehingga banyak guru-guru ngaji yang tidak paham soal politik jadi korban. 

                Rokib bercerita, ketika suatu malam di bulan September, sekira pukul 19.00 wib pasukan PKI menggerudug rumahnya, mereka hanya menemukan dirinya. Keluarganya sudah terlebih dahulu diungsikan ke luar kota, jauh dari hikuk pikuk ancaman PKI.      “Saya lalu dikumpulkan bersama tawanan lainnya, bersama tawanan yang tidak saya kenal di daerah Bangsri- masih kawasan Magetan dengan cara tangan diikat renteng bersama tawanan lain, disekap selama satu minggu,”papar Rokib. Ketika suatu hari datang anggota PKI yang membawa daging lembu, sesaat tawanan jadi sepi. Mereka rupanya tengah melangsungkan pesta kecil dan minuman keras. Malam itu, ternyata adalah tanda dipindahkannya semua tawanan ke daerah Gorang-gareng yang jauhnya kurang lebih 12 kilo meter dari Bangsri.

                Sepanjang jalan, menurut Rokib PKI banyak melakukan perampokan, kekerasan dan menyeret para penduduk yang tidak bersalah dijadikan tawanan. Sehingga tawanan yang bersamanya semakin banyak. “Para tawanan dijebloskan ke dalam rumah-ruma loji di asrama pabrik gula gorang-gareng, sekarang pabrik gula Rejosari itu. Satu kamar, yang berukuran 4×4 meter diisi antara 40 sampai 45 orang tawanan. Tapi saya, bersama 18 orang tawanan yang semula diikat dilepaskan, dan dimasukkan ke dalam kamar paling kecil berada di paling ujung. Kami semua berjejal-jejal di dalamnya, ”kata Rokib. PKI yang sudah mulai terdesak oleh pasukan pembersih Siliwangi, semakin bertindak membabi buta dan melakukan penembakan kepada para tahanan secara bergantian dari luar tahanan. Penembakan berlangsung dari pukul 09.00 hingga pukul 11.00. “Ketika pasukan Siliwangi datang mengusir PKI, dan mendobrak pintu-pintu rumah loji yang dijadikan tahanan. Darah tahanan mengenang hingga mata kaki,”papar Rokib terbata-bata.




                Ketika seluruh wilayah Jawa Tengah dikuasai PKI, pasukan TNI (pasukan Siliwangi)  turun atas komando dari Panglima Besat Jenderal Soedirman untuk mengepung pasukan PKI. Ribuan pasukan TNI Siliwangi dari jawa Barat dikerahkan begitu juga pasukan TNI dari Jawa Timur pimpinan Jenderal Gatot Soebroto untuk menumpas PKI. Pertempuran di Madiun terjadi selama 12 hari 12 malam antara PKI dengan pasukan TNI dan puncaknya pada tanggal 30 September 1948 pasukan TNI berhasil mengalahkan PKI dan mengambil alih wilayah yang dikuasai PKI sebelumnya.

                Akibat kekalahannya di Madiun PKI pada tanggal 4 Oktober 1948 dengan kejam membunuh ribuan tawanannya karena marah terhadap TNI yang sudah mengalahkannya. Dan pada bulan Oktober menjadi penanda sepak terjang dari gembong PKI Musso dan Amir Syariffudin karena keduaya berhasil ditangkap dan dieksekusi mati. Ketika gembong PKI sudah terbunuh, Bung Karno tidak mau membubarkan PKI dengan alasan kesalahan PKI hanya pada sekelompok orang saja (Musso, Alimin, dan Amir Syarifuddin).

                     PKI GAYA BARU ALA D.N. AIDIT      

                Setelah PKI tidak juga dibubarkan oleh Bung Karno akibatnya para tokoh PKI merangkul, memuji - muji, mendukung kebijan sepenuhnya  Bung Karno dalam sistem politiknya, klimaksnya Bung Karno memberikan kasih sayangnya kepada PKI. Pada tahun 1951 PKI berhasil mengkonsolidasi diri sehingga puncaknya pada tahun 1955 PKI resmi memgikuti pemilihan umum (PEMILU) pertama di Indonesia dan secara mengejutkan PKI berhasil menempati posisi 4 besar dalam kompetisi pemilu tersebut. Urutan partai politik 4 besar pada saat itu adalah PNI, MASYUMI, NU, dan PKI. Melihat sepak terjang PKI yang berhasil menduduki 4 besar pada pemilu pertama timbullah kemarahan pada ulama.

                Dan puncak kemarahan para ulama pada bulan September 1957 dengan digelar kongres ualama se-Indonesia di Palembang, Sumatera Selatan. Tujuan digelarnya kongres ulama tersebut adalah meminta presiden Soekarno untuk mengluarkan dekrit pelarangan paham komunis dan pembubaran PKI. Akan tetapi Bung Karno masih kekeh dengan keputusannya yaitu tetap tidak setuju dengan pembubaran PKI. Kemudian dengan penolakan Soekarno atas pembubaran PKI, ada beberapa kelompok kecil kelompok Islam bersama tentara - tentara nasionalis di Sumatera mengalami puncak kemarahan terhadap Bung Karno lalau mereka dirikan PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia). Adapun tujuan dari pendirian PRRI adalah :

a. Untuk melawan PKI.

b. Menjauhkan Bung Karno dari PKI.

c. Untuk menyelamatkan Indonesia dari PKI.

Dan akhirnya pergerakan PRRI berhasil dipadamkan oleh Bung Karno.

Pada tahun 1960 para tokoh PKI berhasil memprovokasi Bung Karno dengan 

                Memberikan bisikan - bisikan ke-komunis. Lalu Bung Karno memiliki sebuah ide bahwasanya Indonesia bisa aman, damai, dan jaya Nasional, Agama, dan Komunis (NASAKOM) harus mejadi satu kesatuan yang dikenal dengan sebutan POLITIK NASAKOM. Sangat disayangkan sekali politik nasakom disetujui oleh 3 partai besar yaitu PNI, NU, dan PKI. Hanya MASYUMI partai politik yang menolak dengan tegas politik nasakom ala Bung Karno. Dan saat itu juga akibat MASYUMI dibubarkan oleh Bung Karno karena dengan tegas menolak politik nasakom.

                Kembali terjadi provokasi PKI terhadap Bung Karno, tepatnya pada tahun 1963 agar Indonesia mengganyang Malaysia, alasan pengganyangan tersebut adalah hasil kerja sama antara partai komunis Indonesia dan Malayasia agar dapat menyatukan kedua negara tersebut menjadi negara komunis. Siasat PKI kertika itu agar mempersenjatai para petani dan buruh. Karena peristiwa tersebut terjadilah demonstrasi GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia), GPII menolak dengan tegas gerakan tersebut. Akibat penolakannya GPII akhirnya dibubarkan oleh Bung Karno. Tidak hanya membubarkan GPII akan tetapi Bung Karno membubarkan HMI, begitu juga dengan para ulama, kyai, tokoh yang menolak gerakan tersebut dimasukkan  ke dalam penjara termasuk K. H. Buya Hamka, K.H. EZ. Muttaqin, K.H. Sholeh Iskandar, dll

                Pada bulan Juli 1965 secara resmi Bung Karno mengizinkan dibentuknya angkatan ke V buruh dan tani diberikan senjata. Begitu diizinkan atas perberian senjata PKI dengan semangat mendatangkan 2000 kadernya dan dibawa ke Jakarta tepatnya dikumpulkan di lapangan Halim Perdana Kusuma untuk dilatih perang. Kemudian partai MURBA (Musyawarah Rakyat Banyak) pimpinan Tan Malaka, Tan Malaka adalah anggota PKI yang keluar akibat kekejaman PKI terhadap rakyat dan negara. Partai MURBA dengan tegas memberitau kepada Bung Karno bahwasanya PKI akan melancarkan kudeta terhadap pemerintahan yang sah. Akibat aksi dari partai MURBA yang memberikan ultimatum terhadap Bung Karno bahwasanya PKI akan mengkudeta pemerintahan yang sah, PKI meminta Bung Karno untuk membubarkan partai MURBA dan seketika itu partai MURBA dibubarkan.

                Pada tanggal 30 September 1965 pagi hari GERWANI (Gerakan Wanita Indonesia) dan Pemuda Rakyat milik PKI demo besar - besaran  di Jakarta. Dan puncaknya pada 31 September 1965 pada malam hari para tentara PKI melancarkan aksi penculikan terhadap 7 jenderal dan dianiaya serta dbunuh dan mayatnya dibuang di lubang buaya. Tujuh jenderal yang diculik oleh PKI adalah :

1. Jenderal Ahmad Yani

2. Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto

3. Letjen S Parman

4. Letjen MT Haryono

5. Mayor Jenderal DI Panjaitan

6.Mayor Jenderal TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo

7. Kapten (Anumerta) Pierre Tendean

                Setelah terjadinya pembunhan 6 jenderal dan 1 perwira, pada tanggal 1 Oktober 1965 PKI berhasil menguasai RRI (Radio Republik Indonesia) dan mengumumakan pembentukan Dewan Revolusi Baru mengambil alih kekuasaan, dan liciknya mereka agar rakyat tidak marah PKI tetap menjadikan Bung Karno sebagai presiden.

                Anggota TNI Angkatan Darat waktu itu memutuskan untuk mengangkat Jenderal Soeharto untuk memimpin TNI Angkatan Darat. Pada tanggal 2 Oktober 1965 Jenderal Soeharto memimpin TNI untuk menyerbu RRI dan merebut RRI serta menyiarkan secara langsung kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa kudeta PKI gagal dan negara tidak bisa diambil alih oleh PKI. Akhirnya Jenderal Soeharto mengerahkan RPKAD (Resimen Pasukan Khusus Angkatan Darat) kalau sekarang KOPASSUS dipimpin oleh Jenderal Sarwo Edi (mertua Presiden SBY)  untuk menyerbu Halim Perdana Kusuma guna menumpas pasukan tentara PKI dan RPKAD berhasil menumpas tentara PKI sekaligus menguasai Halim Perdana Kusuma.

                Setelah kemenangan atas tentara PKI, barulah pembongkaran 7 jenderal yang dibunuh di sumur lubang buaya oleh PKI. lalu terjadilah demo besar - besaran yang dilakukan oleh NU dan Anshor, mereka menolah atas kekejaman dan kebiadaban PKI di Indonesia, sehingga PKI merasa tersinggung dan memerintahkan anggota PKI untuk membunuh dan menyembelih BANSER dan ANSHOR di seluruh Indonesia.























Crouch, Harold. (1978). The Army and Politics in Indonesia. Ithaca, New York: Cornell University Press. Mortimer, Rex. (1974). Indonesian Communism Under Sukarno: Ideology and Politics, 1959-1965. Ithaca, New York: Cornell University Press.
https://labumi.id/peristiwa-gorang-gareng-pembantaian-keji-pki-kepada-para-kiai-dan-santri/

TOLERANSI DALAM KEBHINNEKAAN BANGSA

  TOLERANSI DALAM KEBHINNEKAAN BANGSA   Toleransi berasal dari bahasa Latin 'tolerantia' yang memiliki arti kelembutan hati, kel...